Sandiaga Klaim Kemacetan Turun 56 Persen, Pedagang Beberkan Bukti dan Sebut Omong Kosong!

Infoteratas.com - Sudah sepekan sejak penerapan kebijakan penataan PKL Tanah Abang, Jakarta Pusat, diterapkan Pemrov DKI Jakarta yakni pa...


Infoteratas.com - Sudah sepekan sejak penerapan kebijakan penataan PKL Tanah Abang, Jakarta Pusat, diterapkan Pemrov DKI Jakarta yakni pada Jumat (22/12) lalu.

Selama itu pula, respon negatif, protes, kritik pedas dan perlawanan ditujukan kepada Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Salah satu yang cukup dikecam adalah penutupan jalan sepanjang 400 untuk berjualan PKL mulai pukul 08.00-18.00 WIB.

Banyak yang mengaggap, kebijakan itu justru keliru dan keblinger.

Selain melanggar Undang-undang dan bertambah semrawut dan macet, juga telah merampas hak orang lain.

Akan tetapi, hal itu ditolak oleh Sandi yang malah mengklaim ada panurunan kemacetan hingga lebih dari 50 persen.

Angka itu didapatnya dari hasil evaluasi konsep penataan melalui Jakarta Smart City.

“Tercatat ada penurunan jumlah laporan kemacetan pada tgl 23 hingga 26 Desember 2017 itu kisaran 56 persen dari sebelumnya,” ujar Sandi di Jakarta Smart City, Balai Kota, Jumat (29/12) malam.

Akan tetapi, Sandi juga mengakui penurunan angka kemacetan itu masih belum bisa dianggap fix.

Sebab, konsep tersebut sempat berbarengan dengan hari libur perayaan Natal pada Senin (25/12) lalu.

Sehingga diperlukan waktu pengamatan yang lebih panjang untuk mendapatkan hasil yang merepresentasikan kondisi di hari normal.

Penataan Tanah Abang Turunkan Macet 56 Persen, Kenyataannya Omong Kosong


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim penataan Tanah Abang yang dilakukan pihaknya mampu menurunkan kemacetan sampai dengan 56 persen.

Angka itu didapatnya dari hasil evaluasi konsep penataan melalui Jakarta Smart City.

Namun kenyataan di lapangan justru berkata sebaliknya. Kawasan yang dulunya sudah rapi di era Gubernur Joko Widodo itu malah semakin semrawut dan macet.

Sejumlah keluhan pun datang dari para sopir angkot dan tukang ojek.

Hal itu disebabkan penutupan Jalan Jati Baru, untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan.

Bukan saja soal keruwetan dan kemacetan, juga berimbas pada sepinya pelanggan bagi sopir angkot dan tukang ojek tersebut.

Salah satu supir angkot, Pardi, 29, mengeluhkan kemacetan yang semakin parah.

Imbasnya, tentu saja pendapatan yang menurun setelah penataan yang dilakukan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Padahal, kata dia, sebelumnya adanya penataan mereka bisa memutari sepanjang jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang.

“Biasanya muter cuman 10 menitan, sekarang bisa sampai 30 menitan. Biasa kita ngetem di sana (Jati Baru Raya) bisa dapat penumpang, sekarang disini jadi sepi pada naik bus Transjakarta,” kata Pardi, Kamis (28/12).

Senada dengan Pardi, pengendara ojek motor, Safrudin, (46) juga merasa dirugikan dengan penataan Tanah Abang tersebut.

Pasalnya, dia bersama tukang ojek lainnya harus memutar jalan lebih ketika hendak mengambil Dan menurunkan penumpang.

“Alternatif (jalan) gak ada, kita bingung. Orang jadi pada bingung. Arahnya kemana. Mau ngantarbpenumpang aja kia bingung mutar-mutar,”

“belum lagi macetnya, rugi kita habis diongkos bensin. Kalau bisa janganlah dagang disitu,” kata Safrudi.

Untuk diketahui, kebijakan baru pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini sebelumnya mendapat respon negatif dari sejumlah pihak.

Dari Polda Metro Jaya sendiri menyebut penutupan jalan itu berimbas pada makin semrawut dan macetnya kawasan tersebut.

Selanjutnya, para pedagang di Blok G mengobral kasuk-kusuk pembagian tenda yang terindikasi hanya kong-kalikong.

Disebutkan, PKL yang menjadi prioritas hanyalah anak buah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Sementara pedagang lain, meski ber-KTP Jakarta, malah tak mendapat jatah tenda.

Hal itu kemudian berimbas pada tak adanya pemasukan akibat Blok G ditinggalkan konsumen yang memilih berbelanja di jalan (PKL).

Ujung-ujungnya, sejumlah pedangan malas membuka tokonya bahkan sudah ada yang gulung tikar.

Terbaru, protes juga datang dari Koalisi Pejalan Kaki yang menyebut bahwa penataan PKL Tanah Abang adalah bukti kegagalan Anies.

Sebab, meski sudah sepekan, trotoar yang menjadi hak para pejalan kaki masih ditempati oleh PKL.

Kebijakan Anies Baswedan Soal Tanah Abang, Dirlantas: Bikin Macet

Kebijakan yang dibuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penanganan PKL Tanah Abang terus menuai pro-kontra.

Sebab, langkah Pemprov DKI dengan menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang, untuk lapak jualan para pedagang justru mengakibatkan kemacetan.

Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, Rabu (27/12).

“Ya (macet). Nanti kita sampaikan sama Gubernur, ada kebijakan baru dibuat yang tidak serta merta yang ada saat ini ya,” kata Halim saat dikonfimasi, Rabu(27/12).

Menurut Halim, pihaknya nanti juga akan mengevaluasi lagi dengan instansi terkait langkah yang dilakukan Pemprov DKI soal penataan Tanah Abang.

“Dari Dishub kita kordinasi, pengaturan lalu lintasnya juga, ada pembahasan namun kebijakan itu kita harus evaluasi, sehingga perlu ada kebijakan baru lagi,” ungkap Halim.


“Dan kita akan menyampaikan bagaiamana hasil evaluasi kita,” sambungnya.

(Pojoksatu.id)

COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,20,agama,3,ahmad dhani,111,AHOK,466,AHY,44,alexis,3,AmienRais,21,Anies,126,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,6,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,705,berita hiburan,5,berita unik,144,bom,10,breaking news,1,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,28,bunuh diri,17,caisar,2,Daerah,1,debat pilkada,6,deddy corbuzier,6,demo ahok,21,demo jokowi,2,demo kspi,8,demokrat,2,Djarot,4,DKI,94,DPR,4,Ekonomi,3,entertaiment,488,Fadli Zon,52,Fahri,46,first travel,58,fpi,408,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,10,gibran,21,Golkar,2,Habibrizieq,52,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,78,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,ILC,2,Indro Warkop,1,info sehat,2,infrastruktur,1,internasional,68,intoleransi,1,inul,4,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakarta,5,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,253,jonru,68,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,57,kahiyang,21,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,10,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,6,kasus ektp,12,kasus habib rizieq,172,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,2,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,15,kecelakaan kapal,2,Kemang,1,KIP,1,kisah,4,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,88,lion air,2,loker,1,Lulung,7,maia,12,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,14,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,891,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,7,NU,20,Nusronwahid,2,ojek online,1,oke oce,1,olahraga,11,opick,6,Opini,4,pan,9,paradise papers,4,PDIP,20,pedofil,3,pelakor,4,pembunuhan,2,Peristiwa,1,Pilgub DKI,175,pilgubsu,1,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,2,politik,1132,prabowo,5,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,13,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sam aliano,1,sandi,14,sandiaga,109,Sanusi,2,saracen,69,SBY,74,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,27,sidang ahok,50,sri mulyani,2,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,tahun baru 2018,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,8,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,TNI,1,tren,1,trending topik,715,tv one,8,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,4,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: Sandiaga Klaim Kemacetan Turun 56 Persen, Pedagang Beberkan Bukti dan Sebut Omong Kosong!
Sandiaga Klaim Kemacetan Turun 56 Persen, Pedagang Beberkan Bukti dan Sebut Omong Kosong!
https://2.bp.blogspot.com/-NvyBdLsRdHA/Wka8gCUjcyI/AAAAAAAASl4/0K2LO4zTVYkMjGRu39CKAOnQdxRwLikngCLcBGAs/s640/satlantas.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-NvyBdLsRdHA/Wka8gCUjcyI/AAAAAAAASl4/0K2LO4zTVYkMjGRu39CKAOnQdxRwLikngCLcBGAs/s72-c/satlantas.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/12/sandiaga-klaim-kemacetan-turun-56.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/12/sandiaga-klaim-kemacetan-turun-56.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy