Terungkap! Begini Peran 3 Istri Jero Jangol, Politikus Gerindra yang Jadi Tersangka Bandar Narkoba



Infoteratas.com - istri itu ibarat halaman. Baik buruknya tergantung si pemilik halaman. Ibarat itu pantas untuk mengambarkan sosok wakil ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika alias Jero Jangol berikut istri-istrinya.
Iya, kepada penyidik, tiga istri Jero Jangol mengakui  barang haram jenis sabu itu diterima dari Jero Jangol langsung.

Yang menarik, ternyata para istri Jangol mengaku pernah menikmati sabu-sabu di dalam kamar bersama Jero Jangol.

“Istri kedua dan ketiga pemakai semua. Yang positif kami rehabilitasi, yang ada barang buktinya tetap ditindak sesuai prosedur hukum,” tandas Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo kemarin.

Polisi juga mengungkapkan bukti pembukuan transaksi narkoba sejak Agustus lalu. Buku tersebut kemudian dijadikan alat bukti. “Selama sebulan transaksi didapat Rp 200 juta,” bebernya.

Jawaban menggelitik diberikan Kombes Hadi salah satu awak media menanyakan alasan tersangka bisnis narkoba.

“Kalau sudah ditangkap Jero Jangol baru tahu. Mungkin butuh uang kali, dipakai kawin lagi,” selorohnya lantas terkekeh. 

Istri pertama Jero Gede Komang Swastika alias Mang Jangol, Ni Luh Ratna Dewi, Selasa (7/11/2017) dini hari dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan istri kedua dan ketiga Mang Jangol masih berstatus sebagai saksi.
Petugas menangkap Dewi saat sedang berada di rumah saudaranya di Kota Negara, Kabupaten Jembrana, sekitar pukul 00.15 Wita.

Wanita cantik ini pun kemudian langsung digiring ke Mapolresta Denpasar.
Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak ada melakukan perlawanan sama sekali.
Ia juga mengakui perbuatannya terkait kepemilikan narkoba di rumahnya di Jl Pulau Batanta No 70, Denpasar.

Terkait keberadaan Mang Jangol, kata Kapolresta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim reserse dan Polda Bali, dan anggotanya di lapangan belum kembali.
Kapolresta mengatakan, Jero Jangol masih berada di Bali.
Sedangkan istri Mang Jangol yang melarikan diri sudah ditemukan setelah melarikan diri menggunakan mobil jabatan Wakil Ketua DPRD Bali yakni Toyota Corolla Altis.
Nantinya jika dinilai tidak ada sangkut paut dengan kasus tersebut, maka mobil akan diserahkan ke DPRD Bali.

“Istrinya melarikan diri menggunakan mobil jabatan DPRD Bali. Pengakuan dari istrinya barang diterima dari saudara Jero dan dia menyadari pernah memakai bersama-sama di kamarnya,” jelasnya.
Ia mengatakan, peran istri pertama Mang Jangol yang menjadi tersangka menerima barang dan kemudian memberikan barang kepada si tukang jahit (yang melayani jual beli narkoba Mang Jangol).
Setiap minggu tukang jahit ini menerima hasil jual beli narkoba dan disetor ke Mang Jangol lalu ia mendapatkan upah Rp 1 juta sampai Rp 4 juta per minggu.

Oleh karena itu berdasarkan pemeriksaan alat bukti dari pembukuan tukang jarit itu sejak bulan Agustus 2017 maka omset penjualan narkoba per bulan bisa mencapai Rp 200 juta.

“Omset bisa sampai Rp 200 juta dari satu orang itu saja, belum yang lainnya. Untuk tes urine istrinya pertama dan kedua positif, istri ketiga negatif. Istri pertama dan ketiga tinggal satu rumah, istri kedua di rumah lain. Istri pertama kabur bersama istri kedua bawa mobil dinas ini. Mereka juga tidak tahu keberadaan Jangol karena mereka sudah mencar,” jelasnya.


Terkait tindakan DPRD Bali, Adi akan menunggu perintah dan surat resmi dari induk Partai Gerindra.
Kalaupun sudah ada pemecatan, Adi akan memproses sesuai dengan tata tertib DPRD Bali.
“Suratnya belum diterima (pemecatan, red). Saya baru baca di media saja. Di sini akan diproses sesuai aturan berlaku. Kalau pengganti antar waktu (PAW) itu muncul dari induk partai. Saya tidak mau masuk dapur partai lain,” katanya. (Tribunnews.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terungkap! Begini Peran 3 Istri Jero Jangol, Politikus Gerindra yang Jadi Tersangka Bandar Narkoba"

Posting Komentar