Terungkap! Kisah Kocak Dibalik "Cinta Ditolak Go-Food Bertindak" ala Sugiarti

Infoteratas.com - Polres Metro Jakarta Timur menetapkan Sugiarti alias Arti sebagai tersangka dalam kasus order fiktif Go-Food. Setelah ...

Infoteratas.com - Polres Metro Jakarta Timur menetapkan Sugiarti alias Arti sebagai tersangka dalam kasus order fiktif Go-Food.

Setelah diperiksa, dalam keterangannya Arti mengaku telah melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial yang ditujukan kepada Julianto Sudrajat, Customer Service sebuah bank swasta di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana, mengatakan bahwa awal kejadian Julianto mendapatkan orderan yang tidak diketahui dari mana asalnya, namun tujuan orderan tersebut atas nama dirinya.

"Tiba-tiba Julianto mendapat makanan dan barang atas namanya sendiri yang dikirim ke kantornya di Matraman. Merasa tidak pernah memesan, ia kaget karena harus membayarnya," kata Sapta Maulana, Selasa (1/8).

Dia menjelaskan, dalam aksinya tersangka dibantu dua keponakanya, R dan FH. Kepada petugas, Arti mengaku kesal karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

"Karena (cintanya) ditolak, ia kemudian melakukan order fiktif serta menghujat Julianto di media sosial baik itu Instagram, Twitter, maupun Facebook. Isi statusnya antara lain mengaku-ngaku dihamili oleh Julianto dan pemerasan uang," katanya. 

Sebelumnya Senin (31/7) Sugiarti menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur, selanjutnya dalam hasil pemeriksaan ia ditetapkan sebagai tersangka.

Namun usai pemeriksaan, Sugiarti tidak ditahan. Kendati demikian polisi memastikan akan memanggil kembali Sugiarti dalam beberapa waktu ke depan.
Sugiarti atau Arti sempat membantah tudingan Julianto Sudrajat dan Ahmad Maulana atau Dafi terkait teror order fiktif Go-Food sebelum ditetapkan polisi jadi tersangka.

Namun akhirnya kepada polisi, Arti mengaku melakukan pencemaran nama baik di media sosial dengan tujuan agar Julianto Sudrajat dipecat dari tempat kerjanya.

Menurut Sapta, tersangka dijerat Undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016 tentang pencemaran nama baik, dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Rugi Rp 3 juta
Saat dikonfirmasi, Julianto sendiri mengaku tak menyangka perempuan yang dikenalnya selama satu minggu itu berbuat demikian.
Ia berharap tindakan pelaku dibalas dengan hukum yang setimpal.

"Saya sudah rugi kurang lebih Rp 3 juta untuk sekadar membayar orderan fiktif. Selain itu saya juga harus menerima bahwa nama saya dicap buruk karena dicaci maki di media sosial," kata Julianto di Polres Jakarta Timur, Selasa (1/8).

Ditambahkan Julianto, gara-gara perbuatan pelaku, ia sendiri terpaksa dirumahkan dari tempat kerjanya di Bank Danamonsampai proses hukum selesai.

"Untuk sementara saya dirumahkan," katanya.

Julianto sempat melihat Sugiarti berada di perusahaan tempat dia bekerja di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Ternyata Sugiarti datang dengan berpura-pura melamar kerja. Tujuannya untuk mendapat informasi lebih dalam mengenai Julianto.

Caranya, Sugiarti berpura-pura melamar dengan menghubungi rekan kerja Julianto.

Sugiarti mengetahui rekan kerja Julianto dengan meng-addsejumlah rekan kerja Julianto yang berteman dengan Julianto di Facebook.

Saat Sugiarti datang ke kantor  Julianto, Julianto sempat bertemu Sugiarti. Julianto sempat bertanya kepada Sugiarti alasannya nekat berpura-pura melamar pekerjaan di kantor Julianto dan alasan mengapa menjelek-jelekkan Julianto di media sosial. Namun, Sugiarti enggan menjawab dan kabur.

"Saya utarakan, ngomong baik-baik secara musyawarah. Jangan kayak gini ngejelekin saya di medsos. Ngapain sih ngejelekin saya di medsos. Tapi cuma ketemu beberapa menit. Dia enggak mau ngomong, kabur," kata Julianto.

Julianto juga menuturkan dia enggan menjalin hubungan yang serius dengan Sugiarti karena tahu Sugiarti juga pernah melakukan order fiktif kepada Dafi, petugas pasukan oranye di Tanah Abang.


"Saya kan sempat tahu history-nya dia. Dia kan sempet nipu juga si petugas PPSU itu. Makanya saya enggak mau," imbuhnya.

Julianto mengatakan, saat ditanya Sugiarti tak menjawab dan terkesan menghindar. Padahal, kata Julianto, dia ingin menyelesaikan kasus tersebut dengan cara baik-baik.
"Lewat pihak ketiga (rekan Julianto) dia datang ke kantor. Dia meng-add teman saya semua. Saya tanya kenapa dia jelek-jelekin di media sosial," ujar Julianto. "Saya berusaha baik-baik ngomongnya, tapi dia langsung kabur," ujar Julianto. (m13/Kompas.com)

COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,19,agama,3,ahmad dhani,103,AHOK,450,AHY,44,AmienRais,17,Anies,84,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,5,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,619,berita hiburan,5,berita unik,142,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,24,bunuh diri,17,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,5,demo ahok,21,demo kspi,5,demokrat,2,Djarot,4,DKI,1,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,281,Fadli Zon,41,Fahri,36,first travel,56,fpi,373,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,7,gibran,11,Golkar,2,Habibrizieq,51,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,66,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,Indro Warkop,1,info sehat,1,internasional,37,intoleransi,1,inul,3,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,217,jonru,64,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,49,kahiyang,5,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,9,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,5,kasus ektp,9,kasus habib rizieq,172,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,1,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,9,kecelakaan kapal,1,Kemang,1,KIP,1,kisah,3,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,57,lion air,2,loker,1,Lulung,6,maia,10,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,12,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,866,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,4,NU,18,Nusronwahid,2,olahraga,10,opick,6,pan,9,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,1,politik,939,prabowo,2,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,12,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sandi,6,sandiaga,73,Sanusi,2,saracen,66,SBY,70,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,2,sidang ahok,50,sri mulyani,1,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,6,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,282,tv one,7,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,3,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: Terungkap! Kisah Kocak Dibalik "Cinta Ditolak Go-Food Bertindak" ala Sugiarti
Terungkap! Kisah Kocak Dibalik "Cinta Ditolak Go-Food Bertindak" ala Sugiarti
https://1.bp.blogspot.com/-ldpH19N5rHw/WYHDForEFyI/AAAAAAAAK8g/exHA2JpLxT0B9Ic9jomuQovUrCqtd13ZgCLcBGAs/s1600/sugoarti.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ldpH19N5rHw/WYHDForEFyI/AAAAAAAAK8g/exHA2JpLxT0B9Ic9jomuQovUrCqtd13ZgCLcBGAs/s72-c/sugoarti.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/08/terungkap-kisah-kocak-dibalik-cinta.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/08/terungkap-kisah-kocak-dibalik-cinta.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy