Selain Insiden Buku Panduan, Pemain Timnas U-22 Juga Kehabisan Makanan di Hotel

Asisten Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Bima Sakti saat membawakan roti kepada para pemainnya yang sudah kelaparan.(INT)



Infoteratas.com -  Kejadian tak mengenakkan kembali terjadi dialami kontingen Indonesia di ajang SEA Games, Kuala Lumpur, Malaysia. Setelah sebelumnya masalah buku panduan yang di mana gambar bendera Indonesia terbalik, kali ini nasib sial dialami para pemain Timnas Indonesia U-22 yang kehabisan jatah makanan saat sesi mala di Hotel Royale Chulan, Bukit Bintang, Sabtu (19/8/2017). 

Awal cerita, Dokter timnas U-22, Syarief Alwi, datang untuk memeriksa menu makanan yang disiapkan oleh manajamen hotel. Tetapi Syarief sangat terkejut saat melihat baki-baki tempat makanan kosong. Ia pun bergegas memberitahukan kepada staf pelatih terkait hal tersebut. 

Para pemain sudah terlanjur datang. Dan, mereka akhirnya harus menunggu makanan datang. Asisten pelatih timnas U-22, Bima Sakti Tukiman mengaku sempat menawarkan makanan kepada para pemain. Namun, mereka menolaknya.

"Harusnya ini tak boleh terjadi. Kami biasa makan jam segini (pukul 21.00 waktu setempat). Waktu jadi pemain, berlaga di Brunei, menu makanan sangat banyak dan orang se-Jakarta makan pun mungkin tak habis," ujar Bima Sakti yang dikutip dari Viva.co.id.
Tak ingin anak asuhnya kelaparan, ia pun langsung berinisiatif dengan menawarkan roti yang tersisa. Alhasil, Hansamu Yama Pranata cs harus berebut roti demi mengganjal perut mereka.

Masalah ini akhirnya teratasi setelah ofisial Timnas U-22 meminta kepada koki hotel untuk memasak makanan yang baru. Dalam 30 menit, makanan seperti pasta, ayam, dan lainnya keluar.(*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selain Insiden Buku Panduan, Pemain Timnas U-22 Juga Kehabisan Makanan di Hotel"

Posting Komentar