4 Fakta Mengejutkan Sri Rahayu, Ibu Rumah Tangga Anggota Sindikat Penyebar SARA Saracen

Infoteratas.com - Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri meringkus kelompok Saracen yang diduga melakukan kampanye penyebar ujaran kebencia...


Infoteratas.com - Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri meringkus kelompok Saracen yang diduga melakukan kampanye penyebar ujaran kebencian di dunia maya.

"Mereka menyediakan jasa penyebaran ujaran kebencian yang bermuatan SARA maupun hoax melalui media sosial, mereka menamakan kelompok Saracen," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar dalam rilis di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/2017).

Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber, AKBP Susatyo Purnomo mengungkapkan, kelompok ini telah melakukan aksinya sejak November 2015.



"Kelompok Saracen memiliki struktur sebagaimana layaknya organisasi pada umumnya," kata Susatyo.
Polisi menyita beberapa barang bukti dari para tersangka.
Barang bukti yang disita dari JAS diantaranya 50 simcard berbagai operator, 5 Hardisk CPU den 1 HD Laptop, 4 Handphone, 5 Flashdisk, dan 2 memory card.
Barang bukti yang disita dari SRN meliputi 1 HP Lenovo, 1 Memory Card, 5 Simcard, dan 1 flash disk.

Sementara barang bukti yang disita dari SRN meliputi, 1 Laptop + Hardisk, 1 HP Asus 2R3, 1 HP Nokia, 3 Simcard, den 1 Memory Card.

Salah seorang anggota sindikat Saracen adalah Sri Rahayu Ningsih alias SRN (32).
Fakta tentang Sri Rahayu ini cukup unik, sebab dia merupakan satu-satunya anggota sindikat yang tertangkap dan merupakan ibu rumah tangga.
Berikut fakta-fakta tentang Sri Rahayu:

1. Lebih dahulu ditangkap
Sri Rahayu sudah lebih dahulu ditangkap oleh Satgas Patroli Siber di Desa Cipendawa, Cianjur, pukul 01.00 WIB dini hari, Sabtu, 5 Agustus 2017.

Penangkapan Sri atas tuduhan penyebaran foto dan konten SARA yang bermuatan ujaran kebencian melalui laman media sosial Facebook.

Sri Rahayu diduga telah mendistribusikan puluhan foto-foto dan tulisan melakui akun FB miliknya yakni Sri Rahayu Ningsih (Ny Sasmita).

Sri Rahayu menyebarkan konten berbau SARA terhadap suku Sulawesi dan ras Cina.
Dia juga melakukan penghinaan terhadap presiden dan berbagai partai, Ormas dan kelompok.

2. Akunnya masih aktif 3 hari setelah dirinya ditangkap

Akun milik Sri Rahayu ternyata masih aktif meski telah tiga hari ditangkap oleh Satgas Patroli Siber di Desa Cipendawa, Cianjur.
Hal tersebut dibeberkan oleh akun jejaring sosial Twitter milik @ninjutx melalui kicauannya di linimasa.
"Walau SRN admin FB telah ditangkap. akunnya msh aktif bahkan msh posting, bgitulah akun proxy.
mirip akun penjahat veteran MC," kicau @ninjutx.

Dilampirkan pula oleh @ninjutx, screenshot postingan akun Sri Rahayu yang masih 'bernyanyi' meski dalangnya telah diciduk.
Posting terakhir Sri Rahayu diketahui pada 8 Agustus 2017 melalui akun Facebook dengan judul: 'BUKTI KABINET ANDA GAGAL'.




3. Anggota Saracen Korwil daerah Jawa Barat
Kasubag Ops Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri, AKBP Susatyo Purnomo, mengungkapkan bahwa Sri Rahayu Ningsih memiliki peran penting karena memiliki jabatan koordinator Saracen daerah Jawa Barat.

"Iya, SRN itu Sri Rahayu Ningsih. Di Saracen sebagai koordinator wilayah Jawa Barat" ujar Susatyo di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta, Rabu (23/8/2017).
Sri Rahayu Ningsih selama ini berperan dalam melakukan ujaran kebencian yaitu dengan memposting ujaran kebencian atas namanya sendiri.
Dirinya juga membagikan ulang posting dari anggota Saracen yang bermuatan penghinaan dengan menggunakan akun pribadi dan beberapa akun lain.

4. Diduga anggota Barisan Setia Prabowo
Di dunia maya, beredar sejumlah foto Sri Rahayu menggunakan seragam bertuliskan Barisan Tim Setia Prabowo 08 Cianjur.
Ada pula foto Sri Rahayu memegang spanduk dengan tulisan serupa.







SRN dipersangkakan melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau hatespeech dengan konten SARA sebagaimana dimaksud dalam pasa| 45A ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU lTE dengan ancaman 6 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.(Tribunnews.com)

COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,19,agama,3,ahmad dhani,103,AHOK,450,AHY,44,AmienRais,17,Anies,89,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,5,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,620,berita hiburan,5,berita unik,142,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,24,bunuh diri,17,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,5,demo ahok,21,demo kspi,5,demokrat,2,Djarot,4,DKI,1,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,283,Fadli Zon,41,Fahri,37,first travel,56,fpi,373,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,7,gibran,11,Golkar,2,Habibrizieq,51,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,66,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,Indro Warkop,1,info sehat,1,internasional,38,intoleransi,1,inul,3,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,218,jonru,64,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,49,kahiyang,5,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,9,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,5,kasus ektp,9,kasus habib rizieq,172,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,1,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,9,kecelakaan kapal,1,Kemang,1,KIP,1,kisah,3,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,58,lion air,2,loker,1,Lulung,6,maia,10,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,12,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,866,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,5,NU,18,Nusronwahid,2,olahraga,10,opick,6,pan,9,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,1,politik,950,prabowo,2,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,12,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sandi,6,sandiaga,73,Sanusi,2,saracen,67,SBY,70,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,2,sidang ahok,50,sri mulyani,1,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,6,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,286,tv one,8,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,3,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: 4 Fakta Mengejutkan Sri Rahayu, Ibu Rumah Tangga Anggota Sindikat Penyebar SARA Saracen
4 Fakta Mengejutkan Sri Rahayu, Ibu Rumah Tangga Anggota Sindikat Penyebar SARA Saracen
https://4.bp.blogspot.com/-aR_Ll5Hcupo/WZ-Uz6oEfgI/AAAAAAAAMcU/cwA3XRv0yyMSSEHykUNjSDN_tarYr2CRACLcBGAs/s1600/sri3.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-aR_Ll5Hcupo/WZ-Uz6oEfgI/AAAAAAAAMcU/cwA3XRv0yyMSSEHykUNjSDN_tarYr2CRACLcBGAs/s72-c/sri3.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/08/4-fakta-mengejutkan-sri-rahayu-ibu.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/08/4-fakta-mengejutkan-sri-rahayu-ibu.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy