3 Fakta ini Ungkap Siapa di Belakang Saracen, Ternyata....!

Infoteratas.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap praktik penyebaran ujaran kebencian sindikat Saracen. Miris...


Infoteratas.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap praktik penyebaran ujaran kebencian sindikat Saracen. Mirisnya, para tersangka yang terlibat memasang tarif fantastis untuk ujaran kebencian yang dipesan.

Ujaran kebencian diramu sedemikian rupa. Bahkan, para tersangka tidak peduli bila kebencian yang mereka unggah di media sosial itu berbalut SARA.

Analis Kebijakan Madya bidang Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan bahwa Saracen ini memang sudah sejak lama diperhatikan oleh pihak kepolisian.

"Ini sudah kita mencoba melakukan mapping berbagai konten di medsos setahun terakhir. Setelah kita lihat setahun terakhir, kita mengerucut ke enam bulan terakhir, dan satu bulan terakhir," ucap dia.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memerintahkan Kapolri Tito Karnavian untuk mengusut tuntas sindikat Saracen. Sindikat ini diduga menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.

Jokowi mengungkapkan, tidak sekadar mengusut sindikatnya, dirinya juga meminta Kapolri menelusuri siapa saja yang menggunakan jasa sindikat Saracen ini untuk kepentingannya.

"Saya sudah perintahkan kepada Kapolri diusut tuntas. Bukan hanya Saracen-nya saja, tetapi siapa yang pesen. Siapa yang bayar, harus diusut tuntas," ujar dia di Silang Monas, Jakarta, Minggu, 27 Agustus 2017.

Ada beberapa fakta terang di balik operasi hitam Saracen. Termasuk latar mereka yang tergabung dan ikut di dalam grup penebar kebencian tersebut. Berikut tiga fakta yang dirangkum Liputan6.com.

1. Pasang Tarif Kebencian Saat Pilkada

Polisi menemukan proposal saat olah tempat kejadian perkara di kediaman Jasriadi alias JAS.

"Si JAS ini menyediakan proposal bagi siapa pun kelompok maupun perorangan yang membutuhkan jasa yang bersangkutan, proposal dana kampanye dalam medsos," ujar Kasubdit 1 Dit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar, kepada Liputan6.com.

Dalam proposal itu, kata Irwan, disebutkan bahwa jika ingin menggunakan jasa Jasriadi, bisa melalui CV Jadi Jaya dengan dikenakan tarif Rp 72 juta per bulan atau per paket.

Irwan lalu memerinci harga paket yang ditawarkan Saracen tersebut.

1. Pembuatan website atau blog Rp 15 juta per bulan
2. Jasa untuk buzzer dengan jumlah 15 orang masing-masing dihargai Rp 3 juta. Sehingga totalnya Rp 45 juta
3. Jasa untuk koordinator Rp 5 juta
4. Jasa untuk media Rp 7 juta

Namun, Irwan belum dapat memastikan apakah jasa itu digunakan untuk pilkada atau bukan.

"Ini kami hanya menemukan bahwa yang bersangkutan memang dugaannya adalah sindikat yang menyiapkan jasa untuk melakukan hoax atau ujaran kebencian," tandas Irwan.

2. Pertemuan Akbar Saracen Saat Pilkada DKI

Ketua Sindikat Saracen Jasriadi mengaku bahwa dia pernah melakukan pertemuan besar-besaran dengan para anggotanya menjelang Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Jasriadi, pada 2016, Agus Setiawan mengajaknya bertemu dengan para anggota Saracen dalam acara silaturahmi akbar. Agus Setiawan merupakan salah satu pimpinan Saracen yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Silaturahmi akbar itu waktu Pilkada DKI. Itu pertemuannya saya enggak tahu persis, di situ ada ceramah cara memilih pemimpin. Tapi lebih detailnya saya lupa karena sudah lama," kata Jasriadi kepada Liputan6.com, baru-baru ini.

Bahkan saat itu, kata Jasriadi, ada media yang meliput pertemuan tersebut. "Itu sekitar bulan 6 (Juni) atau 7 (Juli) itu," ujar dia.

Meski demikian, Jasriadi mengaku pertemuan itu tak ada sangkut pautnya dengan Saracen.

3. Simpatisan Capres Kalah di Pilpres 2014


Jasriadi, pria yang disebut-sebut sebagai ketua sindikat Saracen, rupanya adalah mantan simpatisan calon yang gagal pada Pilpres 2014. Berawal dari simpatisan tersebut, Jasriadi mengaku, mereka saling kenal hingga terjalin pertemanan.

"Perkenalan kita di medsos, waktu itu kan ada Pilpres 2014, kebetulan kita simpatisan salah satu calon yang gagal, ya," ujar dia dalam wawancara khusus bersama Liputan6.com, baru-baru ini.

"Nah, di situ kita kenal dengan yang seide, dan dari situ setiap yang seide ya kita kenal," dia melanjutkan.

Kendati, Jasriadi menyebutkan, pertemanan tersebut tidak terjalin kuat. Karena itu, dia mengklaim hanya sebatas perkawanan di media sosial.

"Enggak juga. Karena kita sebatas pertemanan medsos," ucap dia.

Meski hanya pertemanan di media sosial, Jasriadi mengaku pernah kopi darat alias bertemu pada 2016.

"Waktu itu 2016 ada teman saya ngajak kopdar namanya AS, pas momen silaturahmi akbar di situ juga kebetulan kita kopdar bareng. Sebatas itu, setelah itu lupa lagi," kata dia.

(Liputan6.com/Apriana Nurul Aridha)

COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,20,agama,3,ahmad dhani,109,AHOK,456,AHY,44,alexis,3,AmienRais,21,Anies,120,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,6,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,647,berita hiburan,5,berita unik,145,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,28,bunuh diri,17,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,6,demo ahok,21,demo jokowi,2,demo kspi,8,demokrat,2,Djarot,4,DKI,60,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,435,Fadli Zon,49,Fahri,44,first travel,57,fpi,391,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,10,gibran,20,Golkar,2,Habibrizieq,52,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,74,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,ILC,2,Indro Warkop,1,info sehat,2,infrastruktur,1,internasional,54,intoleransi,1,inul,4,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,244,jonru,67,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,56,kahiyang,20,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,10,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,6,kasus ektp,12,kasus habib rizieq,173,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,2,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,14,kecelakaan kapal,2,Kemang,1,KIP,1,kisah,4,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,76,lion air,2,loker,1,Lulung,7,maia,12,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,14,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,875,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,7,NU,20,Nusronwahid,2,ojek online,1,oke oce,1,olahraga,11,opick,6,pan,9,paradise papers,4,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,2,politik,1096,prabowo,4,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,13,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sam aliano,1,sandi,13,sandiaga,104,Sanusi,2,saracen,69,SBY,71,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,27,sidang ahok,50,sri mulyani,2,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,tahun baru 2018,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,8,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,609,tv one,8,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,4,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: 3 Fakta ini Ungkap Siapa di Belakang Saracen, Ternyata....!
3 Fakta ini Ungkap Siapa di Belakang Saracen, Ternyata....!
https://4.bp.blogspot.com/-EJBciRQ3F-o/WaSnZN4kRrI/AAAAAAAAMrE/QmXtWyx-sjI1xWMZitD0kE15m6c-djHvwCLcBGAs/s1600/sara2.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-EJBciRQ3F-o/WaSnZN4kRrI/AAAAAAAAMrE/QmXtWyx-sjI1xWMZitD0kE15m6c-djHvwCLcBGAs/s72-c/sara2.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/08/3-fakta-ini-ungkap-siapa-di-belakang.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/08/3-fakta-ini-ungkap-siapa-di-belakang.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy