PAN Tercoreng! Setelah Nur Alam Terciduk KPK, Walikota Kendari Ini Disebut Meniduri Gadis. Selanjutnya Ini Yang Terjadi....,Tragis!


Infoteratas.com - Kabar mengejutkan datang dari Mimi Niki, yang sebelumnya dikenal sebagai Koordinator Nasional(Kornas) Perlindungan  Anak(PA) Komnas Anak 
Walau sudah tidak menjabat tetapi mimi Niki masih terus menyuarakan hak-hak wanita dan anak-anak Indonesia.

Di salah satu postingan mimi Niki yang redaksi dapat di grup Sultra Watch mimi Niki menulis salah seorang kepala daerah terpilih di Sultra telah melakukan perbuatan biadab kepada seorang perempuan yang  ditiduri dengan janji akan dinikahi tapi kemudian dihempaskan.



Dan pada kolomkomentar terlihat mimi Niki mengomentari netizen yang bertanya siapa yang dimaksud. Mimi Niki pun menjawab singkat inisial ADP.



Redaksi kemudian menelusuri kepala daerah di Sultra yang gubernurnya sudah diciduk KPK ini, ternyata adalah Adriatma Dwi Putra dari PAN yang memenangi pilwali Kendari. 

Berikut seputar ADP yang redaksi kutip dari kompas.com

Anak Wali Kota Dinyatakan sebagai Wali Kota Terpilih Kendari

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menetapkan pasangan Adriatma Dwi Putra dan Sulkarnain sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2017-2022 dalam rapat pleno terbuka di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (7/4/2017).

Adriatma sendiri adalah anak Wali Kota Kendari dua periode, Asrun.

Penetapan pemenang Pilakda Kendari itu dilaksanakan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Abdul Rasak- Haris Andi Surahman pada Selasa (4/4/2017).

Pasangan Adriatma Dwi Putra- Sulkarnain berhasil meraih perolehan suara terbanyak, yakni 62.019 atau 40,99 persen dari 151.289 total suara sah dalam Pilkada Kendari 2017. Dalam rapat pleno itu, Wali Kota Kendari terpilih, Adriatma Dwi Putra mengatakan, ia akan merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa ada lagi sekat-sekat.

"Pilkada sudah selesai, mari kita bersatu semua, tidak ada lagi yang namanya tim sukses. Kita harus sama-sama fokus untuk membangun Kota Kendari ke depannya," kata Adriatma.

Ia menyatakan siap melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan ayahnya, Wali Kota Kendari Asrun.

"Saya ingin menyambung apa yang dikatakan wali kota senior (Asrun, red). Saya menyebut beliau wali kota senior. Jika dulu Kota Kendari pada sepuluh tahun yang lalu dikatakan 'kendala sehari-hari', maka hari ini saya siap melanjutkan pembangunan Kota Kendari dengan produk pembangunan nyata, melanjutkan pembangunan sebelumnya," katanya.a

@Infoteratas.com



Subscribe to receive free email updates: