Buset! Pria Ini Lakukan Operasi Plastik Demi Mirip Tokoh Anime


Infoteratas.com - Seorang pengusaha berusia 21 tahun asal Malaysia bernama Amirul Rizwan Musa baru-baru ini mendapat kecaman dari negara asalnya setelah menghabiskan puluhan ribu dolar untuk menjalani operasi plastik agar mirip tokoh anime.

Amirul mendapat banyak kritik pedas dari netizen Malaysia setelah foto before after operasi plastik dirinya jadi viral di media sosial. Media setempat  melaporkan kalau dia telah melakukan serangkaian prosedur operasi kosmetik untuk menjadi boneka Ken di dunia nyata.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Malaysia, The Dail Metro, Amirul mengatakan bahwa dia sudah menerima banyak komentar kebencian di halaman Facebook-nya. Bahkan beberapa orang ada yang datang langsung ke rumahnya di Kelantan.

Melansir situs World of Buzz, Amirul Rizwan Musa mengaku punya alasan tersendiri untuk melakukan operasi plastik.
Ia melakukannya untuk menghilangkan bekas cacar di wajahnya.

Tampaknya, Amirul bisa melakukannya setelah menang sebuah kontes kecantikan.
Ada pula yang menyebut bahwa ia harus menghabiskan sampai RM200,000 atau sekitar Rp 624 juta, untuk merubah wajahnya.

"Aku memenangkan kompetisi online Ulzzang Asia tahun 2012 lalu, dan aku memutuskan untuk operasi plastik setelah ditawari untuk menjadi model," ungkapnya, seperti dilansir oleh World of Buzz.

Namun, ia menyebut bahwa kecintaannya pada anime yang membuatnya mendapatkan wajah seperti saat ini.
Terutama, Squall Leonheart dari Final Fantasy.



"Aku terpapar cacar saat berusia 16 tahun, dan semenjak itu kepercayaan diriku semakin menurun," ungkap Amirul.

"Aku sangat terobsesi dengan karakter anime, dan aku sangat malu dengan penampilanku yang dulu,"
"Jadi aku memilih untuk operasi plastik untuk meningkatkan kepercayaan diriku," paparnya.

Sayangnya, banyak kritik yang datang dari warganet.
Bahkan setelah ia bekerja sebagai model dan membuka bisnis produk kecantikan miliknya sendiri.

Satu per satu kliennya meninggalkan Amirul.
Gara-gara hal ini, Amirul berharap bahwa warganet mau berhenti mengkritiknya.
"Beberapa anggota keluarga mengkritikku, termasuk saudaraku,"

"Namun, orangtuaku menerimaku apa adanya," tutup Amirul. (*)



Subscribe to receive free email updates: