Yang Boikot Starbucks, Lihat Ini 40 Perusahaan Besar Asing di Indonesia Pendukung LGBT. Serius mau Boikot?


Infoteratas.com - Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas, meminta pemerintah Indonesia  mempertimbangkan untuk mencabut izin Starbucks. Sebab, ideologi bisnis dan pandangan hidup pemiliknya, Howard Schultz tidak sesuai dan sejalan dengan ideologi Pancasila.

Adapun Howard diketahui sangat mendukung gerakan gay atau LGBT. Bahkan dalam rapat pemegang saham dari perusahaan tersebut, yang bersangkutan mengatakan jika ada diantara pemegang saham saat ini tidak mendukung perkimpoian sejenis yang diperjuangkannya, maka dipersilahkan menjual sahamnya dan melakukan investasi di tempat lain.


Sikap Howard itu kata Abbas, tentu saja akan menjadi acuan, perhatian dan pedoman bagi seluruh pimpinan starbucks di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.


"Kita sebagai bangsa jelas-jelas tidak akan mau sikap dan karakter kita sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya rusak dan berantakan karena kehadiran mereka," ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Kamis (29/6).


Atas ideologi tersebut, ia sulit membayangkan, bagaimana jadinya bangsa Indonesia kalau seandainya sikap dan gaya hidup dari LGBT tersebut  berkembang biak di negeri ini. Tentu katanya yang sudah pasti, akhlak dan moralitas bangsa akan ambruk dan rusak luar biasa.


"Untuk itu, mencegah tidak terjadinya hal demikian maka sudah saatnya masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia untuk mempertimbangkan langkah-langkah pemboikotan terhadap produk-produk dari starbucks ini. Jika, seandainya sikap dan pandangan hidup mereka tetap tidak berubah," pinta Abbas.


Hal ini dilakukan, agar jati diri bangsa Indonesia yang beragama dan berbudaya menjadi rusak. "Kita tidak mau karena nila setitik rusak susu sebelanga," tegasnya.


Untuk itu, Muhammadiyah mengimbau pemerintah dan masyarakat agar melakukan langkah-langkah dan bertindak untuk menyelamatkan kepentingan bangsa dan negara dengan memboikot produk dari coffee shop asal AS itu.


"Jangan kita biarkan orang lain merusak dan mengacak-acak jati diri dan kepribadian kita sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya," pungkas Abbas.


Nah atas statemen ini, linimasa pun ramai bergunjing. Sampai hesteg #BoikotStarbucks jadi trending seharian ini di Twiter.

Simak kutipannya!
















Berikut ini daftar 40 perusahaan besar pendukung LGBT yang ada di Indonesia.
Serius mau boikot semuanya?

  1. Boeing
  2. Coca-cola
  3. Pepsi
  4. Honda
  5. Toyota 
  6. Ford
  7. Chevron
  8. Apple
  9. Android
  10. Xiomi
  11. Facebook ( Instagram)
  12. Twitter
  13. Google
  14. Microsof
  15. Yahoo
  16. Bing
  17. Adobe
  18. Motorola
  19. Adidas
  20. Nike
  21. Oreo
  22. Burger King
  23. Toblerone
  24. Disney
  25. Kraft
  26. Mc Donalds
  27. Levis
  28. OldNavy
  29. GAP
  30. Ebay
  31. VISA
  32. Mastercard
  33. Pampers
  34. At & T 
  35. Johnson N Johnson
  36. Starbucks
  37. Marriot International
  38. Auransi Prudential
  39. Xerox Corporation
  40. JetBlue Airways



Infoteratas.com 



Subscribe to receive free email updates: