Penjelasan Prof. Habib Quraish Shihab tentang kata 'kafir' saat ditanya anaknya sendiri di acara Mata Najwa. Simak!


Infoteratas.com - Menurut cendekiawan muslim, Quraish Shihab dalam salah satu ceramahnya di stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu, menegaskan kalau kafir itu tak hanya untuk non-muslim.

Karena siapa pun yang melakukan sesuatu yang jauh dari kebenaran, kalau dia itu seorang muslim, dia juga bisa disebut kafir. Quraish yang enggan disapa habib atau kiai ini menyatakan, siapa pun bila berada di jalan yang benar, berani melawan kemungkaran, ikutilah dia dan bantu dia.

“Jangan bertanya apa agamanya, apa sukunya, siapa bapaknya atau sampai menuding seseorang kafir. Sesungguhnya Tuhan berhak mengutus siapa pun untuk kebaikan di bumi ini,” ujar mantan Menteri Agama kabinet pembangunan VII yang juga ayah dari presenter kondang Najwa Shihab ini.

Hal serupa juga diungkapkan Dosen Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Siti Musdah Mulia MA. “Kafir itu artinya menutup diri dari kebenaran. Jadi, siapa pun ia, mau umat non-muslim atau muslim, kalau korupsi atau mencuri itu artinya menjauhkan diri dari kebenaran dan merekalah yang disebut kafir, tak peduli apa pun agama mereka,” jelas Situ Musdah saat diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta, pekan lalu.


Lebih lanjut, simak penjelasan Qurais Shihab saat ditanya anaknya, Najwa Shihab di acara Mata Najwa tentang defenisi kafir.







Subscribe to receive free email updates: