Ngotot, Mendikbud: FDS Tetap Jalan Sambil Nunggu Perpres


Infoteratas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan sekolah 8 jam dalam lima hari akan tetap jalan sambil menunggu terbitnya peraturan presiden (perpres). Perpres sedang disiapkan untuk menyempurnakan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017.

"Tetap jalan sambil menunggu terbitnya perpres. Jadi nanti, kalau perpres terbit, permen ini dinyatakan tidak berlaku lagi," kata Muhadjir di kediamannya, Jalan Widya Chandra, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Muhadjir mengaku Perpres terkait Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) ini masih dalam tahap pembahasan. Dia berharap perpres itu bisa terbit sesegera mungkin.

"Target Kemendikbud, semakin cepat semakin baik," tuturnya.

Dia mengungkapkan pembahasan terkait PPK ini masih bersifat umum, belum menyangkut pada hal-hal khusus. Dia juga belum bisa memastikan poin-poin apa saja yang nantinya akan masuk dalam perpres.

"Saya belum bisa memastikan (poin-poin yang bakal berubah)," ungkapnya.


Sebelumnya Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter yang digagas Menteri Pendidikan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Keputusan ini diambil Jokowi usai memanggil Muhadjir dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Ma'ruf Amin ke Istana, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Presiden Joko Widodo akan mengatur ulang model pendidikan 8 jam sekolah dalam lima hari sekolah yang diajukan Kemendikbud. Sistem yang semula diatur lewat peraturan Mendikbud itu nantinya akan diatur lewat peraturan presiden.

Selain itu, sekolah lima hari yang digagas oleh Kemendikbud ini juga banyak menuai komentar dari masyarakat. Pemerintah mengaku akan mempertimbangkan usulan-usulan yang disampaikan oleh masyarakat itu.(detik.com)



Subscribe to receive free email updates: