Dilaporkan ke Polisi Tudingan Penipuan, Tanggapan Ustaz Yusuf Mansur Tak Terduga. 'Mak Jleb' Bacanya!


Infoteratas.com - Ustaz Yusuf Mansur beri tanggapan mengejutkan setelah ia dilaporkan ke polisi terkait permasalahan produk investasi yang ia buat, Jumat (16/6/2017).

Melalui akun Instagram miliknya @yusufmansurnew ia posting screenshoot judul berita di portal online nasional lalu beri keterangan di postingan tersebut.

Dalam postingan tersebut Ustaz Yusuf Mansur justru mengucapkan terima kasih, ia bahkan menekankan pada kalimat 'benar-benar berterimakasih'.

Kenapa demikian?

Ustaz Yusuf ternyata menilai orang-orang yang melaporkan dirinya justru membantunya dalam beberapa hal.
4 Orang Laporkan Yusuf Mansur ke Polda Jatim atas Dugaan Penipuan
Pertama soal bersih-bersih, ia menganalogikan sebuah rumah besar yang kedatangan tamu agung.

Saat datang tamu agung tentu yang punya rumah harus bersih-bersih tapi dalam hal ini mungkin tuan rumah tak mampu untuk membersihkan dan dibantu oleh orang lain.

Orang yang melaporkan dirinya oleh Ustaz Yusuf Mansur dinilai sebagai orang yang membantu untuk membersihkan rumahnya, membersihkan dirinya di hadapan Allah.
Ia mengaku siap untuk menyelesaikan persoalan dengan baik dengan mediasi dari pihak kepolisian.

Selain itu ia juga menilai hal ini sebagai sebuah keuntungan semacam promosi gratis karena Ustaz Yusuf sudah mulai melakukan berbagai hal terkait perizinan syarat keadministrasian untuk membuat sebuah produk satu di antaranya investasi.

Ia menyebut peristiwa ini sebagai urat rizki yang aneh dan ia melihat ini semua.
Selengkapnya simak tanggapan Ustaz Yusuf Mansur seperti dikutip dari postingan Instagram miliknya.

Ini isinya:

"Buat kwn2 media... urat rizki itu, aneh."
"Bila ada tamu agung, tamu mulia, tamu hebat, mau dtg ke rumah... maka tuan rumah seyogyanya bersih2. nyapu2. ngepel2. bahkan ngecat ulang. menata sana menata sini. untuk menyambut datangnya tamu tsb."
"Ada kalanya, seseorang ga bisa bersih2 sendiri. maka turunlah bantuan dari yang lain, u/ bersih2."
"Keren."
"Allah, sebagai Yang Punya Rizki, mau datangin banyak rizki ke saya, Yusuf Mansur, yang terlahir dg nama hebat dg Izin Allah, pemberian orang tua: Jam'an Nurchotib Mansur."

"Dan Allah Maha Tahu, saya ga sanggup bersih2. Ga sanggup ngepel diri sendiri, ga sanggup nyapu diri sendiri. Maka Allah Turunkan Bantuan."


Allah Pilih Hamba2Nya menjadi alat untuk membersihkan saya. Menyapu dan mengepel saya. ."

"Mengotori muka saya kah?"

"Hehehehe. Engga banget. Beda konsep. Beda cara pandang."

"Saya malah berterima kasih kepada Pelapor. Bener2 berterima kasih. Terima kasih Pak Darso dkk."

"Dan selama Allah Lihat, saya belom bersih... Akan terus dibersihkan. Dan ini, melegakan. Menggembirakan."
"Setelah bersih, tamu itu pun akan datang dan didatangkan Allah."
"Siapa tamunya? Di antaranya segenap penduduk bumi, yang akan menggunakan Paytren."

"Siapa lagi? Valuasi 20T, dg manggung di IPO Internasional? Siapa lagi? Sertfiikasi Izin DSN MUI, Izin LKD dan EMoney dari OJK/BI, Izin MIS (Manajer Investasi Syariah) dari OJK/BI, Izin MoneyChanger, Payment Gateway..."(Tribunnews.com)
buat kwn2 media... . . urat rizki itu, aneh. . . bila ada tamu agung, tamu mulia, tamu hebat, mau dtg ke rumah... maka tuan rumah seyogyanya bersih2. nyapu2. ngepel2. bahkan ngecat ulang. menata sana menata sini. untuk menyambut datangnya tamu tsb. . . ada kalanya, seseorang ga bisa bersih2 sendiri. maka turunlah bantuan dari yang lain, u/ bersih2. . . keren. . . Allah, sebagai Yang Punya Rizki, mau datangin banyak rizki ke saya, Yusuf Mansur, yang terlahir dg nama hebat dg Izin Allah, pemberian orang tua: Jam'an Nurchotib Mansur. Dan Allah Maha Tahu, saya ga sanggup bersih2. Ga sanggup ngepel diri sendiri, ga sanggup nyapu diri sendiri. Maka Allah Turunkan Bantuan. Allah Pilih Hamba2Nya menjadi alat untuk membersihkan saya. Menyapu dan mengepel saya. . . Mengotori muka saya kah? . . Hehehehe. Engga banget. Beda konsep. Beda cara pandang. . . Saya malah berterima kasih kepada Pelapor. Bener2 berterima kasih. Terima kasih Pak Darso dkk. . . Dan selama Allah Lihat, saya belom bersih... Akan terus dibersihkan. Dan ini, melegakan. Menggembirakan. . . Setelah bersih, tamu itu pun akan datang dan didatangkan Allah. . . Siapa tamunya? Di antaranya segenap penduduk bumi, yang akan menggunakan Paytren. Siapa lagi? Valuasi 20T, dg manggung di IPO Internasional? Siapa lagi? Sertfiikasi Izin DSN MUI, Izin LKD dan EMoney dari OJK/BI, Izin MIS (Manajer Investasi Syariah) dari OJK/BI, Izin MoneyChanger, Payment Gateway... Dan mungkin akan ada banyak tamu yang lain yang akan dibawa serta sekalian. Misalnya, tamu S3 dan gelar profesor... Hehehe. Kan saya baru di ujung S2... Dan lain sebagainya. . . Jadi, laa tahzan, walaa takhof. Innallaaha ma'anaa. Lagian, dilaporkan ke polisi itu, cakep banget. Yang repot, kalo dilaporin ke mertua, hehehe. Ke polisi mah malah keren. Saya cuma titip pesen, agar perkara ini dituntaskan sebaik2nya. Agar jangan gaduh lagi. Dan saya bisa bersaudara sama seluruh pelapor, yakni Pak Darso cs. Bila saya ada salahnya, polisi akan menuntun saya u/ menyelesaikannya. Kecuali, mereka emang ga pengen selesai, ya mungkin akan lain perkaranya. Artinya, ada tujuan lain. Bukan penyelesaian perkara. . . Inilah urat rizki yang aneh. Dan saya melihat ini semua.
A post shared by Yusuf Mansur (@yusufmansurnew) on



Subscribe to receive free email updates: