Veronica Menangis Saat Bacakan Surat Ahok. Isinya Bikin Haru!

Foto: Noval Dhwinuari Antony/ detikcom

Infoteratas.com - erdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencabut bandingnya. Dari dalam tahanan rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Ahok menulis surat kepada relawan dan pendukung. 

Surat tersebut dibacakan oleh sang istri, Veronica Tan. Saat membaca surat, Vero berurai air mata dengan nada sesenggukan karena tak mampu menahan tangis. Di surat tersebut, Ahok mengungkapkan isi hatinya bahwa ia telah ikhlas menerima vonis hakim. 


"Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini, apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini," kata Vero membaca surat Ahok, Rabu (23/5/2017). 

"Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara," lanjut Vero. 


Sementara itu, adik Ahok, Fify Lety Indra yang duduk di sebelah Veronica juga berusaha untuk menenangkan. Fify mengelus punggung Veronica agar tetap sabar. Namun, tak berapa lama kemudian, Fify juga menangis dan menyeka dengan tisu. 


"Tidak mudah menerima kenyataan seperti ini," kata Vero membacakan surat dari Ahok. 


“Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai semua, mereka yang menjalani proses demokrasi dimana pun,

“Saya banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya berterima kasih kepada saudara yang mendukung dalam bentuk kiriman bunga, kartu ucapan."

“Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima ini apalagi saya," kata dia. “Tetapi saya belajar terima semua ini jika untuk kebaikan negara."

Dia menuturkan Ahok juga mengkhawatirkan banyak orang terganggu jika relawan unjuk rasa. Walaupun demikian, Veronica menuturkan, Ahok mengucapkan terima kasih untuk unjuk rasa yang memenuhi aturan dan menyalakan lilin perjuangan.


"Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali setiap bangsa," katanya.

Sudah dua minggu Ahok berada di dalam rutan Mako Brimob. Pencabutan banding diajukan pada Senin (22/5) setelah tim pengacara lebih dulu memasukkan memori banding. "Intinya ada dua kejadian. Satu sudah menyerahkan memori banding sudah masuk di berkas, kemudian setelah itu keluarga memutuskan setelah berdiskusi dengan kami, keluarga memutuskan mencabut. Kita hargai keputusan itu, kita dampingi," ujar pengacara Ahok, I Wayan Sudirta terpisah. (detik.com)


Rumah Tahanan Depok, Minggu 21 mei 2017
Kepada relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua yang telah menjalani proses demokrasi di mana pun berada.
Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa, kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku, bahkan dengan berkumpul dengan menyalakan lilin. Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini. Apalagi saya...
Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini. Jika untuk kebaikan berbangsa dan bernegara, alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat adanya unjuk rasa yang menganggu lalu lintas.
Tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak yang akan menunggangi jika para relawan berunjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.
Terima kasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan, konstitusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila dan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.
Mari kita tunjukkan bahwa Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukkan bahwa kita orang yang beriman kepada Tuhan Yang Masa Esa pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia.
Gusti ora sare...
Put your hope in the Lord now and always (Mazmur 131 ayat 3)
Kalau dalam iman saya, saya katakan: The Lord will work out his plans for my life (Mazmur 138 ayat 8a).



Subscribe to receive free email updates: