Terungkap Pemilik 'Baladacintarizieq'....! Kapitra Ampera bakal lakukan ini, Simak!


Infoteratas.com - Gerbong Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Al Habib Muhammad Rizieq Bin Husein Shihab, akan melaporkan penyebar fitnah dugaan chat mesum yang dimuat oleh 'baladacintarizieq'.

Kuasa hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera mengklaim pihaknya sudah menemukan siapa pembuat dan produksi konten tak berakhlak, yang mengatasnamakan Habib Rizieq tersebut.

"Kita laporkan balik. Insya Allah orangnya udah diketahui. Nanti kalau kita bikin laporan ke polisi, nanti kita ekspos, yang penting kita laporkan dulu," kata Kapitra kepada Kantor Berita RMOL Jakarta, Sabtu (20/5).

Menurutnya, penyebar fitnah itu harus bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuat, terlebih memfitnah seorang ulama.

Sebelumnya, polisi dalam hal ini Polda Metro Jaya (PMJ) mengaku kesusahan menemukan pemilik 'baladacintarizieq' selaku penyebar pertama dugaan chat mesum Habib Rizieq dan Fierza Husen, yang merupakan anak buah Tomi Soeharto.

Berdasarkan penelusuran redaksi, melalui sebuah layanan hosting whois, atau yang biasa digunakan untuk mendapatkan data informasi domain tertentu seperti nama pemilik domain, www.baladacintarizieq.com dirahasiakan kepemilikannya. Bahkan, alamat email pembuat, nomor telphone, alamat tinggal, dan lainnya dirahasiakan.

Padahal, alamat domain itu masih berlaku hingga tahun 2018

Kapitra Ampera, mengatakan nama tersebut diketahui saat warga Surabaya bernama Philip melaporkan ke Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu. Dalam laporannya, Philip mengaku akun media sosialnya telah retas atau dikloning oleh seseorang berinisial SJ.

"Jadi pelakunya adalah SJ, orang Surabaya. Chat mesum diunggah di akun dia," kata Kapitra dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Meski begitu, Kapitra enggan mencari pelaku tersebut. Karena hal itu sudah masuk ke ranah kepolisian. Oleh sebab itu, dia berharap Polda Jawa Timur bisa melakukan pengejaran terhadap SJ. Karena dia adalah orang yang pertama kali menyebarkan dugaan chat berkonten pornografi itu.(rmol/viva)



Subscribe to receive free email updates: