Dulu Memusuhi, Kini FPI Mengadu pada Komnas HAM. Ternyata........!

Infoteratas.com - Rangkaian kasus yang menjerat Rizieq Shihab kini memasuki babak baru. Saat ini, Rizieq diduga berada di Malaysia dan ma...


Infoteratas.com - Rangkaian kasus yang menjerat Rizieq Shihab kini memasuki babak baru. Saat ini, Rizieq diduga berada di Malaysia dan mangkir panggilan polisi. Untuk itu penyidik Polda Metro Jaya akan segera memanggil paksa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab sebagai saksi dugaan percakapan berkonten pornografi. 

"Informasinya berada di Malaysia namun tidak tahu di mana tempatnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono seperti dikutip Antara.

Penyidik Polda Metro Jaya telah melayangkan surat panggilan kedua terhadap Rizieq pada Rabu (10/5), tapi tokoh FPI itu tidak hadir memenuhi panggilan. Sebelumnya Rizieq Shihab meminta Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menunda pemeriksaan dia sebagai saksi dalam perkara dugaan terlibat pornografi. 

Saat ini selain dugaan kasus pornografi, Rizieq juga menghadapi enam pengaduan. Seperti: kasus dugaan penghinaan agama, dugaan penghinaan mata uang, Pancasila, SARA, pekerjaan hansip, dan suku Sunda.

Polisi telah melayangkan panggilan pertama kepada Rizieq, istrinya Syarifah Fadhlun Yahya, Firza Husein, dan Emma sebagai saksi dugaan penyebaran pesan singkat berkonten pornografi namun seluruh saksi tidak memenuhi panggilan karena alasan kegiatan di luar dan kesehatan pada Selasa (25/4).

Berdasarkan informasi yang diterima polisi, Rizieq telah meninggalkan Mekah usai menjalani ibadah umroh. Menariknya beredar kabar Rizieq Shihab meminta bantuan Komnas HAM. Ia menyebut saat ini sedang terjadi 'kriminalisasi, teror dan intimidasi' karena kasus yang ia hadapi. Keinginan Rizieq untuk bertemu Komnas HAM juga dibenarkan oleh Ansufri Sambo, Ketua Presidium Alumni 212.

"Itu kewajiban Komnas HAM karena ada pengaduan dari kuasa hukum Habib Rizieq dan kawan-kawan, tetapi untuk Komnas HAM dipanggil, tidak tepat, karena Komnas HAM yang akan memanggil (Rizieq) untuk diminta keterangan," kata Komisioner Komnas HAM Imdadun, seperti dikutip BBC Indonesia.


FPI Pernah Minta Komnas HAM Dibubarkan 

Jika kali ini sang imam besar mengadukan nasibnya kepada Komnas HAM, dulu lain lagi ceritanya. Sebelum kasus ini, relasi FPI dan Komnas HAM nyaris tak pernah baik-baik saja. Dalam catatan tim riset Tirto, FPI selalu punya komentar negatif, bahkan secara terang-terangan berseberangan dengan Komnas HAM. 

Dulu, FPI kerap berseberangan dengan Komnas HAM. Misalnya pada 20 Januari 2000, saat sekitar 200 anggota FPI melakukan unjuk rasa di depan kantor Komnas HAM. FPI meminta agar Komnas HAM dibubarkan karena dinilai bersikap diskriminatif dalam menangani kasus pelanggaran HAM. 

Komnas HAM menerima perwakilan yang dipimpin Hafidz Lukman yang mempertanyakan mengapa Komnas HAM terlalu memperhatikan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Timor Timur (Timtim) dengan membentuk Komisi Penyelidik Pelanggaran HAM (KPP HAM) di Timtim. Mereka mempertanyakan mengapa untuk kasus pelanggaran HAM di Ambon, termasuk kasus Tanjungpriok atau Aceh, Komnas HAM tidak membentuk KPP HAM.

Beberapa bulan kemudian, pada 23 Juni 2000, FPI menyerbu kantor Komnas HAM. Tercatat saat itu sekitar 500 anggota FPI Komnas HAM datang ke Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat dan menghancurkan kaca-kaca jendela lantai satu dan dua, lampu-lampu taman, serta pos pengamanan depan. 

FPI meminta Komnas HAM dibubarkan dan menuntut anggota Komnas HAM untuk membubarkan diri, karena Komnas HAM telah melakukan praktik diskriminasi dan tidak memperjuangkan hak-hak umat Islam yang terlanggar, baik pada kasus Maluku, Poso, Aceh, maupun Tanjungpriok. 

Saat itu FPI memprotes pemeriksaan terhadap Wiranto oleh Komnas HAM atas dugaan keterlibatan dalam pelanggaran HAM di kasus Mei 1998 dan kekerasan di Timor Leste. Saat itu FPI datang ke Kantor Komnas HAM untuk membela Wiranto. Mereka datang membawa pedang dan golok dan menuntut Komnas HAM dibubarkan karena lancang memeriksa sang jenderal. 

BACA: FPI dalam Lintasan Sejarah serta Kisah Kedekatan Wiranto dan Rizieq Shihab

Peristiwa ini diabadikan dalam banyak surat kabar pada masanya. Juga bisa dilacak dalam beberapa buku, misalnya Islam, Militancy, and the Quest for Identity in Post-New Order Indonesia, Genealogi Islam radikal di Indonesia: Gerakan, Pemikiran, dan Prospek Demokrasi, dan Politik Syariat Islam: dari Indonesia hingga Nigeria. 

Tujuh tahun kemudian, pada 25 Januari 2007 FPI bersama ormas lain dalam Forum Umat Islam meminta Komnas HAM menyelidiki kondisi di wilayah Poso. Saat itu Habib Rizieq bersama Abu Bakar Ba`asyir dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ahmad Mihdan dari Tim Pembela Muslim (TPM), dan Burhanudin, warga Poso, Sulawesi Tengah, mendesak Komnas HAM turun tangan dan melakukan penyelidikan di Poso terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di sana.

Pada 10 Maret 2008, FPI bersama ormas lain dalam FUI meminta agar Komnas HAM tidak melindungi warga Ahmadiyah. Mereka meminta Komnas HAM tidak menjadi tameng kelompok Jamaah Ahmadiyah Indonesia. Tuntutan ini diulang FPI pada 18 Februari 2011 yang berunjuk rasa di Komnas HAM karena dianggap terlalu memihak kepada Ahmadiyah. Saat itu, gabungan ormas Islam menuntut pembubaran Ahmadiyah karena dianggap sesat dan menyimpang dari ajaran islam. 


Komnas HAM bukannya diam saja berulang kali diprotes FPI. Setidaknya beberapa kali Komnas HAM membuat sikap menolak FPI. Seperti pada saat mantan Mendagri Gamawan Fauzi yang meminta agar pemerintah daerah bekerja sama FPI. Komnas HAM Imdadun Rahmat mengkritik Front Pembela Islam (FPI) dengan mengatakan daerah tempat FPI eksis kerap menjadi titik rawan bagi toleransi beragama. 

Kini, pendulum akhirnya berayun ke arah yang berlawanan, tepatnya pada tanggal 28 April tahun ini, saat FPI dan masyarakat yang menamakan dirinya Alumni 212 mendatangi kantor Komnas HAM. Ormas ini mendesak agar Komnas HAM membentuk Tim Investigasi atas teror dan kriminalisasi ulama dan aktivis. 

Salah seorang calon komisioner HAM adalah orang FPI

Ternyata  dari sekian nama yang lolos seleksi tahap pertama, ada nama Ketua Advokasi Hukum FPI cabang Jawa Tengah dan Ketua DPP FPI cabang Semarang,  Zaenal Abidin Petir dengan nomor reg  054/Reg-Pansel/II/2017 .

 Semua orang berhak mengajukan diri menjadi komisioner HAM. Tapi apakah mungkin selaku komisioner HAM nanti Zaenal Abidin Petir  akan netral dan tidak memihak kepada FPI apabila dikemudian hari FPI melakukan pelanggaran HAM dengan semena-mena melakukan aksi-aksi sweeping dan aksi-aksi intoleransi lainnya?

Bagaimana menurut anda?

Infoteratas.com/tirto.id


COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,19,agama,3,ahmad dhani,104,AHOK,454,AHY,44,alexis,3,AmienRais,19,Anies,110,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,5,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,639,berita hiburan,5,berita unik,145,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,26,bunuh diri,17,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,5,demo ahok,21,demo jokowi,2,demo kspi,8,demokrat,2,Djarot,4,DKI,6,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,329,Fadli Zon,46,Fahri,41,first travel,56,fpi,378,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,10,gibran,15,Golkar,2,Habibrizieq,52,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,70,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,Indro Warkop,1,info sehat,1,infrastruktur,1,internasional,44,intoleransi,1,inul,4,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,231,jonru,66,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,52,kahiyang,17,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,10,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,6,kasus ektp,12,kasus habib rizieq,173,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,2,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,14,kecelakaan kapal,2,Kemang,1,KIP,1,kisah,4,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,74,lion air,2,loker,1,Lulung,7,maia,10,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,13,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,867,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,6,NU,20,Nusronwahid,2,ojek online,1,olahraga,10,opick,6,pan,9,paradise papers,4,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,2,politik,1026,prabowo,4,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,12,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sam aliano,1,sandi,11,sandiaga,89,Sanusi,2,saracen,68,SBY,71,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,19,sidang ahok,50,sri mulyani,2,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,6,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,391,tv one,8,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,4,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: Dulu Memusuhi, Kini FPI Mengadu pada Komnas HAM. Ternyata........!
Dulu Memusuhi, Kini FPI Mengadu pada Komnas HAM. Ternyata........!
https://1.bp.blogspot.com/-jghGVaIM5jo/WRmsCGPDsQI/AAAAAAAAG64/oirZ2plRkBY-_cX6xfJV7sin6yv5HmyFgCLcB/s1600/komnas%2Bham%2Bmonyer.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-jghGVaIM5jo/WRmsCGPDsQI/AAAAAAAAG64/oirZ2plRkBY-_cX6xfJV7sin6yv5HmyFgCLcB/s72-c/komnas%2Bham%2Bmonyer.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/05/dulu-memusuhi-kini-fpi-mengadu-pada.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/05/dulu-memusuhi-kini-fpi-mengadu-pada.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy