Akan Diikuti 5 Juta Umat, Dari Aa Gym hingga Din Syamsudin Akan Kawal Aksi 505. Simak penampakannya....!


Infoteratas.com - Aksi Bela Islam lanjutan bakal digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) pada Jumat 5 Mei 2017. Unjuk rasa dengan tagline 'Aksi 505' itu bertujuan mendesak majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan hukuman berat terhadap terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir belum bisa memastikan jumlah massa yang turun pada Aksi 505. Namun perkiraannya jumlah yang ikut bakal lebih dari 3,5 juta orang.

"Bayangannya kira-kira (jumlah massa) dibanding Aksi 212 persentasenya per hari ini berapa? Masih 50 persen? Kira-kira (jumlah massanya) 3,5 juta kalau begitu," ujarnya ketika ditanya soal jumlah yang ikut aksi tersebut, Selasa (2/5/2017).

Bachtiar memperkirakan jumlah massa yang akan ikut aksi terus bertambah. Itu terjadi jika media massa membantu mengekspos informasi aksi tersebut.

"(Kalau) per hari ini yang datang kira-kira 3,5 juta, enggak tahu nanti kalau dua hari ini dibantu media. Paling enggak lima juta gitu ya (yang ikut aksi)," ucapnya.

Aksi 505 itu sendiri dimulai dengan Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kemudian long march ke Mahkamah Agung.

Dari Aa Gym hingga Din Syamsudin Akan Kawal Aksi 505

Aksi bela Islam 505 kembali akan didukung para tokoh ulama. Pasalnya, mereka masih satu barisan mengawal perkara dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kami selalu konsolidasi dan komunikasi tapi memang tak semua kelihatan dengan wartawan karena beberapa di antara kami sibuk," kata Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustaz Bachtiar Nasir di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).

Para ulama yang mendukung, kata Bachtiar, seperti mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Habib Rizieq Shihab, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththat, dan para tokoh lainnya.

"Pak Din Syamsudin barusan WA (WhatsApp) siap mendukung bahkan Allah hu akbar dia siap mendukung semoga jadi jihad kita bersama," kata Bachtiar.


Selain itu, sambung Bachtiar, beberapa ulama kondang lainnya juga memberikan dukungan aksi yang akan dilakukan pada 5 Mei. "Aa Gym dukungannya juga jelas, Arifin Ilham juga jelas dan konsolidatornya ini Pak Zaitun Rasmin," ungkapnya.

Menurut UBN sapaan akrab Bachtiar, dalam aksi yang disebut 505 itu meminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai terdakwa kasus penistaan agama dihukum seberat-beratnya. Hukuman tersebut merujuk Pasal 156 a KUHP.

Aksi GNPF nantinya akan solid, bahkan ia mengestimasi 3,5 juta orang akan turut terlibat dalam aksi simpatik 505. "Ulama kompak, semua yang kemarin turun di 212 insya Allah masih kompak semua," tutup Bachtiar.(Okezone.com)







Subscribe to receive free email updates: