Video ini bongkar kelakuan licik tim Anies-Sandi jatuhkan Ahok, Ternyata............!


Infoteratas.com - Ulama kondang KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) memprotes video kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat. Video yang diberi judul "Beragam Itu Basuki Djarot", diungggah di akun sosial media pasangan calon nomor urut dua itu dan juga tim pemenangan mereka pada Minggu (9/4/2017).

Aa Gym memprotes adegan di mana sekelompok orang mengenakan sorban dan peci terlihat sedang melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa spanduk 'ganyang Cina'.


"Pa AHOK saya PROTES KERAS video kampanye yang sangat menyudutkan umat Islam , ini fitnah yang sangat kotor dan keji," kata Aa Gym lewat akun Twitter-nya, Senin (10/4/2017).


"Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul, bahkan kami menghormati,,, mengapa membuat video Fitnah ini?," ujarnya.


Namun sayang, pernyataan Aa Gym ini langsung dimentahkan oleh warganet (netizen) dengan menunjukan bukti video dan foto saat sejumlah ormas Islam melakukan aksi unjuk rasa pada (4/11/2017) lalu. Saat itu Aa Gym juga turut hadir dan berorasi di aksi 411 tersebut, yang menuntut penegakan hukum atas Ahok, karena diduga melakukan penistaan agama.


Dalam video dan gambar yang beredar luas di dunia maya, menunjukan bahwa massa aksi 411 membawa spanduk yang menuliskan 'Ganyang Cina, penjarakan Ahok'.


"@aagym mungkin AA terlalu sibuk urusan keluarga, jd ga sempat nonton. Padahal kejadian ini di aksi 4-11 yg anda ikut terlibat di dalamnya," tulis warganet pemilik akun Takvir, yang disertakan dengan video aksi 411.


"@aagym ...dan perkuat cari data ndak asal provokasi, islam tttp damai koq, cuma anda saja hatinya tdk damai," ujar @kangdede78 yang juga menunjukan video aksi 411.


"@aagym Maaf aa'..maksudnya umat muslim yg mana? FPI, FUI, HTI ya? kalo NU jelas gak mungkin. Krn NU adl Islam yg sebenarnya. Beda sama yg laen..," tulis @MahesaPanji1.


"@aagym Pak Yai. Ini lho ada gambar dan video nya.... kok mentionku tidak dibalas? @aagym #adaAqua," ujar @nirwanoo.


Kenapa keberatan dengan kenyataan Jakarta yang sebentar lagi hancur atas pembiaran bangkitnya kelompok Islam radikal? Kenapa gerah dengan kondisi yang ada? Apakah mengecam FPI yang akan menhancurkan kebhinekaan adalah sesuatu yang salah? Berarti otak ente yang salah!



Analisa dari @Mentimoen ini cukup bernas untuk disimak:

1. BLUNDER TIMSES ANIES-SANDI DG MENYERANG PROMOSI PRSATUAN DLM KEBHINNEKAAN


2. Video promosi persatuan dalam keberagaman yang diupload Badja diserang scr norak, pdh ini video pesan positif.


3. Video itu dimulai dgn fakta yg semua kita sdh ketahui, bhw INDONESIA SEKARANG DIRONGRONG KAUM INTOLERAN YG MERUSAK PERSATUAN.


4. Video itu menyanjikan KENYATAAN, kecuali sedang berdelusi, setiap orang akan mengakui bahwa telah terjadi hal-hal yang INTOLERAN, PEMAKSAAN KEHENDAK.


5. Dalam video itu tidak ada acuan ke kandidat pesaing Badja, karena memang tujuannya untuk mendeskripsikan situasi secara general.


6. Kalaupun ada kritikan secara implisit, kritikan itu tertuju pada KAUM INTOLERAN yang sudah membuat situasi tidak damai. Kepada FPI dan anteknya.



7. Sudah bukan rahasia, Ahok Djarot PRO ISLAM NUSANTARA, PRO NU dan ISLAM RAHMATAN LIL’ALAMIN, PRO NKRI. Itulah pesan yang disampaikan dalam video tersebut.









 12. Jelas-jelas video itu tidak menyinggung Anies Sandi. Kalaupun dianggap mengkritik, video itu MENGKRITIK KELOMPOK INTOLERAN – FPI!

13. Apakah sekarang Anies Sandi jadi pembela FPI? Apakah saking mesranya Anies dan Rizieq, Timses Anies Sandi pasang badan bela Sang IMAM BESAR? 🤔🤔🤔🤔

14. Kekurang-ajaran Anthony Leong timses Anies Sandi itu sudah kelewatan. Dia sampai melibatkan PRESIDEN RI JOKOWI dalam urusan ini. Kurang ajar!

17. Video #BeragamItuBasukiDjarot adalah VIDEO BERNAFAS POSITIF. Hanya anggota kelompok intoleran spt FPI yg akan melihat dr kacamata lain.






Infoteratas.com 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Video ini bongkar kelakuan licik tim Anies-Sandi jatuhkan Ahok, Ternyata............!"

Posting Komentar