Pelaku beberkan alasan menyandera anak dan ibu dalam angkot. Alasannya bikin kaget...!


Infoteratas.com - Sebuah aksi penyanderaan dramatis terjadi di dalam angkot, di Jakarta Timur, Minggu (10/4/2017).

Berdasar kicauan akun Twitter resmi Polda Metro Jaya, penyanderaan ini terjadi di Traffic Light Buaran Jalan Ngurah Rai Jaktim.

Melihat status Twitter Polda Metro Jaya, penyanderaan ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
Dalam penyanderaan itu, seorang pria mendekap dari belakang seorang wanita yang tengah menggendong bayi.

Video aksi penyanderaan ini menjadi viral, di antaranya yang diunggah oleh akun Josua Leonard di YouTube.

Pelaku berteriak-teriak mengancam :

"Bubarin semua ini!," kata pelaku, bermaksud agar warga tak mengerumuninya.
Sementara seorang warga berceletuk : "Eeeh, nggak bisa dibubarin, emang apaan,"
Sementara warga lain berusaha sebisa mungkin menenangkan pelaku, sambil terus berucap : "Sabar...sabar,".
"Kalau mau mati, mati semua! Kalau enggak, cepet majuin (angkotnya)," teriak si pelaku lagi sambil mengencangkan kunciannya ke leher wanita yang disanderanya.

Wanita itu terlihat ketakutan dan syok.
Sementara, bayi yang digendong wanita itu terlihat tidur.

Pelaku sendiri sudah diamankan di Polsek Duren Sawit.


Warga makin ramai mengepung angkot tersebut.

Polisi akhirnya bisa melumpuhkan pelaku.

Saat pelaku lengah, polisi menembak lengan kanan pelaku.

Lalu, polisi menyerbu ke dalam angkot.

Dari informasi yang diterima, pelaku naik angkot dari Prapatan 1 seorang diri.
Kemudian di depan Kantor Perumnas III pelaku mengeluarkan pisau dan menodongkannya kepada korban bernama Isnawati, dan meminta HP, kalung, serta gelang.

Ketika berada di Tol Buaran, Isnawati berteriak minta tolong.
Kebetulan pada waktu tersebut melintas seorang anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto yang hendak berangkat dinas.

Setelah saksi berada di dekat angkot, dan melihat situasi di dalam ternyata pelaku sudah menodongkan pisau ke Leher korban alias disandera.

Saksi berusaha untuk melakukan negosiasi sekitar setengah jam agar pelaku mengurungkan niatnya.

Namun tidak dihindarkan, malah mengatakan agar saksi diam dan memaki.
Menunggu waktu lengah, Aiptu Sunaryanto menembak pelaku pada bagian lengan kanan korban dan langsung membekuk pelaku, dibantu masyarakat sekitar.

Sekira 1 jam akhirnya pelaku dapat ditangkap. Saat ini pelaku dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati.
Pelaku diketahui bernama Hermawan (28) asal Kebumen yang merupakan karyawan swasta... Pelaku mengaku merampok karena membutuhkan uang untuk main judi disalah satu daerah lokalisasi. Sehingga terpaksa melakukan aksi itu tanpa berpikir panjang.

Sementara itu korban, Isnawati (40) merupakan ibu rumah tangga asal Duren Sawit Jakarta Timur.






Tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pelaku beberkan alasan menyandera anak dan ibu dalam angkot. Alasannya bikin kaget...!"

Posting Komentar