Ngenes....! Dianggap Biang Kerok Kasus Nenek Hindun, Begini Nasib Ustadz Pi'i Sekarang

Infoteratas.com - Diduga sebagai aktor utama di balik larangan menyalatkan jenazah Hindun binti Raisman (78), karena dianggap pendukung A...


Infoteratas.com - Diduga sebagai aktor utama di balik larangan menyalatkan jenazah Hindun binti Raisman (78), karena dianggap pendukung Ahok, Ustadz Ahmad Syafi'i pun mengaku pusing.

Apalagi, sejak kasus warga Jalan Karet Karya II No. 2, RT. 009/05, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan itu viral di media sosial dari akhir pekan lalu.

"Sudah-sudah. Saya pusing. Jangan tanya macam-macam lagi," ketus sang Ustadz saat ditemui usai salat Ashar di Musala Al-Mu'minun, Rabu (15/3).

Ustadz yang akrab disapa Pi'i itu mengaku terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabatnya di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Dia ingin menghindari sorotan publik dan pertanyaan wartawan.

"Saya sudah lima hari ini di Cikarang. Menghindari wartawan. Pagi berangkat (ke Cikarang). Malam pulang (ke Karet)," ungkapnya.

Pi'i juga mengungkapkan bahwa dampak kasus tersebut ikut dirasakan keluarganya. Apalagi bermacam media massa terus memburunya hingga ke rumah.

"Anak saya sampai nangis. Untung di kuliahnya (kampus) aman," tutur Pi'i.

Soal pernyataannya soal jenazah nenek Hindun yang dianggap akar masalah, Pi'i memilih bungkam dan meminta wartawan tidak mencarinya lagi.

"Maaf banget ya mas. Saya tidak mau bicara ke wartawan lagi," pungkasnya.

Ironi nenek Hindun menjadi sorotan masyarakat luas.Entah informasi dari mana, Hindun yang sakit-sakitan disebut memilih pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Syaiful Hidayat, saat Pilkada DKI putaran pertama 15 Februari lalu.

Hindun meninggal dunia pada Jumat (10/3). Saat itu beberapa warga, termasuk Pi'i, melayat ke kediaman Hindun di RT. 009/05. Pi'i diketahui sempat berbincang dengan beberapa warga yang duduk berdekatan dengan Santo, kerabat dari Hindun.

Saat itu, Pi'i mengingatkan warga jika tidak ada tempat di musala Al-Mukminun untuk menyalatkan jenazah warga pendukung penista agama.

"Waktu itu, jenazah Mak (Hindun) sudah dimandiin, dibungkus (dikafanin). Dibantu warga juga. Tahu-tahu ustadz ngobrol ke warga, '(Pendukung Ahok) enggak bisa disalatin di musala (Al-Mukminun), enggak ada orang. Termasuk yang ini juga' sambil nyolek menantu saya (Santo)," ucap anak sulung Hindun, Sudarsih.

Pada akhirnya, jenazah Hindun disalatkan di rumahnya sendiri. Pi'i sendiri menjadi imam.

Ahok memang tengah menjalani proses hukum kasus dugaan penistaan agama. Spanduk dan peringatan provokatif pun tersebar di masjid-masjid wilayah Jakarta. Isinya, larangan menyalatkan jenazah warga yang menjadi pendukung penista agama (Ahok). (rmol)

COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,19,agama,3,ahmad dhani,104,AHOK,454,AHY,44,alexis,3,AmienRais,19,Anies,110,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,5,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,639,berita hiburan,5,berita unik,145,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,26,bunuh diri,17,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,5,demo ahok,21,demo jokowi,2,demo kspi,8,demokrat,2,Djarot,4,DKI,6,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,333,Fadli Zon,46,Fahri,41,first travel,56,fpi,378,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,10,gibran,15,Golkar,2,Habibrizieq,52,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,70,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,Indro Warkop,1,info sehat,1,infrastruktur,1,internasional,45,intoleransi,1,inul,4,Irmangusman,1,Islami,5,isu PKI,3,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,231,jonru,66,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,52,kahiyang,17,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,10,kasus dwi,4,kasus eggy sudjana,6,kasus ektp,12,kasus habib rizieq,173,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,2,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,14,kecelakaan kapal,2,Kemang,1,KIP,1,kisah,4,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,74,lion air,2,loker,1,Lulung,7,maia,10,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,13,mudik2017,3,MUI,14,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,2,Nasional,867,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,nikita,6,NU,20,Nusronwahid,2,ojek online,1,olahraga,10,opick,6,pan,9,paradise papers,4,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,12,polisi,2,politik,1028,prabowo,4,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,12,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sam aliano,1,sandi,12,sandiaga,90,Sanusi,2,saracen,68,SBY,71,sejarah,3,sepak bola,7,setnov,19,sidang ahok,50,sri mulyani,2,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,6,Tito,2,TKW,1,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,394,tv one,8,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,4,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: Ngenes....! Dianggap Biang Kerok Kasus Nenek Hindun, Begini Nasib Ustadz Pi'i Sekarang
Ngenes....! Dianggap Biang Kerok Kasus Nenek Hindun, Begini Nasib Ustadz Pi'i Sekarang
https://2.bp.blogspot.com/-9qAGzMMmaMw/WMqtnaqjr7I/AAAAAAAAD70/luNtfdga8g8i7XAXvo-h1DyWlzLyePJ0gCLcB/s640/ustad%2Bpii.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-9qAGzMMmaMw/WMqtnaqjr7I/AAAAAAAAD70/luNtfdga8g8i7XAXvo-h1DyWlzLyePJ0gCLcB/s72-c/ustad%2Bpii.jpg
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/03/ngenes-dianggap-biang-kerok-kasus-nenek.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/03/ngenes-dianggap-biang-kerok-kasus-nenek.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy