Didukung relawan Muhammadiyah DKI, Anies Curhat Sudah Dicurangi Begini.......


relawan muhammadiyah DKI dukung anies-sandi. ©2017 Merdeka.com/sania


Infoteratas.com - Relawan Muhammadiyah DKI Jakarta mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon nomor urut tiga Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Anies berharap, dukungan yang diberikan ini bukan hanya fokus pada pemenangan, tetapi juga pada peminimalisiran kecurangan yang ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kami berharap tidak hanya fokus pada kemenangan ya. Tapi benar kita harus menggalang kekuatan tapi jangan salah, ada satu hal yang sangat mendasar mari kita jaga pilkada ini dari intervensi dan kecurangan," kata Anies, di Gedoeng Joang 45, Jakarta, Selasa (21/3).

Anies menyinggung kemenangan mencurigakan yang terjadi pada pasangan nomor urut dua Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Menurut dia, hal ini patut diwaspadai.

"Ada 490 TPS yang memenangan pasangan nomor urut dua sebesar 96 persen. Itu kejadian kemarin kita ingin besok bebas dari intervensi," tuturnya.

Anies menegaskan, bahwa yang harus diselamatkan bukanlah kemenangannya di pilgub, tetapi demokrasi yang ada di Indonesia.

"Kita ingin besok bebas dari kecurangan, dari intervensi bukan kemenangan yang harus diselamatkan tapi demokrasi Indonesia," tegasnya.

Walaupun Anies menegaskan hal tersebut, dia tetap merasa terhormat dan bangga saat menerima dukungan dari relawan Muhammadiyah Jakarta. "Kami merasa terhormat dan bangga atas dukungan dari pimpinan Muhammdiyah Jakarta," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sandiaga Uno juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Serta akan berusaha menjalankan amanah yang atas dukungan diberikan oleh Muhammadiyah.

"Saya mengucapkan terima kasih atas sambutannya. InsyaAllah amanah akan kami bawa sebaik-baiknya," ucapnya.(merdeka.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Didukung relawan Muhammadiyah DKI, Anies Curhat Sudah Dicurangi Begini......."

Posting Komentar