Ahmad Dhani Pertanyakan Dasar Hukum Pencopotan Spanduk Tolak Jenazah, Jawaban Mabes Polri Pedas.....!

Infoteratas.com - Ahmad Dhani melalui akun twiternya mempertanyakan dasar hukum pencopotan spanduk penolakan jenazah karena menurutnya ...


Infoteratas.com - Ahmad Dhani melalui akun twiternya mempertanyakan dasar hukum pencopotan spanduk penolakan jenazah karena menurutnya pemasangan spanduk adalah hak asasi manusia. 
Berikut cuitannya:


Menjawab hal itu, Polri sudah berkoordinasi dengan Bawaslu soal spanduk larangan menyalatkan jenazah. Polisi mendalami ada tidaknya unsur pidana terkait masalah tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, mengatakan pelaku pemasangan dapat dijerat pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.


"Kasus spanduk-spanduk terpasang yang tulisan menghasut melakukan perbuatan pidana delik masih delik materil, maksudnya di pasal 160 itu. Namun 160 harus sesuai keputusan MK masuknya delik materil atau perbuatan terjadi," ujar Awi kepada wartawan, Senin (14/11/2016).

Untuk diketahui  Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengubah rumusan delik penghasutan dalam Pasal 160 KUHP dari delik formil menjadi delik materil. Artinya, pelaku penghasutan baru bisa dipidana bila berdampak pada tindak pidana lain, seperti kerusuhan atau perbuatan anarki lainnya.


Sejauh ini, Polda Metro Jaya bersama dengan Satpol PP sudah melakukan penertiban di sejumlah tempat yang diketahui terdapat spanduk tersebut.

Bahkan pelaku juga bisa dijerat dengan UU Tindak pidana pemilu, sebagaimana yang disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri dari laman detik.com

"Sudah kita koordinasikan kerja sama dengan unsur Pemda termasuk unsur Bawaslu. Karena ini masih era Pilkada jadi tidak bisa terlepas dari masalah UU Tindak Pidana Pemilu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).

Boy menyebut tulisan yang ada di spanduk tersebut mengarah kepada kebencian dan permusuhan.

"Jadi kita sedang mendalami berkaitan tindak pidana umum, berkaitan dengan perlakuan atau upaya diseminasi informasi melalui tulisan yang mengarah kepada kebencian dan permusuhan," sambungnya.

Selain itu, lanjut Boy, petugas terkait juga akan menurunkan dan menyita seluruh spanduk yang bernuansa penolakan mensalatkan jenazah tersebut sebagai langkah antisipasi. Sebab spanduk tersebut dinilai berpotensi menimbulkan perpecahan.

"Jadi itu berpotensi menimbulkan perpecahan, menggangu agenda pilkada berkaitan hak politik warga negara yang sama di muka hukum," ujarnya.

Karena itu, Polri terus mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan model-model spanduk yang bernuansa kebencian, permusuhan terhadap golongan, kelompok masyarakat yang tentu rawan menimbulkan konflik di tengah masyarakat. 

"Sikap kepolisan membantu pemda dan Bawaslu untuk melakukan langkah penertiban. Karena tidak bisa lepas dari event Pilkada yang saat ini jalan," tuturnya.

"Oleh karena itu, upaya pencegahan kita utamakan. Kita ingatkan ke mereka yang terlibat dengan masalah itu, hukum yang berkaitan dengan masalah Pilkada, Pemilu dapat menjerat yang melakukan penyebaran informasi seperti itu. Demikian juga hukum pidana yang ada di kita," tuturnya.

Menurut Boy, Polri menilai spanduk-spanduk itu dipasang oleh pihak-pihak yang ingin menimbulkan keresahan.

"Benar, kami tidak yakin ini tokoh agama yang melakukan. Hanya dari pihak-pihak yang ingin menimbulkan keresahan di mata publik, yang ingin semangat permusuhan yang tentunya bertentangan dengan prinsip negara kita Pancasila yang mengutamakan semangat kegotongroyongan. Karena itu hal tersebut tidak dibenarkan untuk menyesatkan publik," tuturnya.(detik.com/Infoteratas.com)


Contoh Spanduk yang TIDAK DIPASANG DIDEPAN MASJID.




foto yang diduga membuat spanduk







COMMENTS

Nama

9 naga,1,Adu Panco,1,afi,19,agama,3,ahmad dhani,100,AHOK,447,AHY,43,AmienRais,15,Anies,73,antasari,2,Arcandra,1,Ari Wibowo,5,Ario,4,ario kiswinar,5,artikel,1,ayu tt,6,azizi travel,2,banjir jakarta,2,Berita,586,berita hiburan,5,berita unik,138,bom,10,Budayawan,1,Budi Gunawan,1,buni yani,21,bunuh diri,14,caisar,2,debat pilkada,6,deddy corbuzier,5,demo ahok,21,demo kspi,5,demokrat,2,Djarot,4,DKI,1,DPR,3,Ekonomi,1,entertaiment,240,Fadli Zon,36,Fahri,34,first travel,53,fpi,364,freeport,2,FrontBetawi,3,geby,3,gerindra,7,gibran,11,Golkar,2,Habibrizieq,50,Habiburokhman,2,hari tanoe,1,hate speech,61,headline,1,hoax,3,Hukum,15,Ibu Eni,1,Indro Warkop,1,info sehat,1,internasional,35,intoleransi,1,inul,3,Irmangusman,1,Islami,4,isu PKI,1,IwanFals,1,Jakmania,8,jogja,1,JOKOWI,213,jonru,43,jupe,15,jusuf kalla,5,kaesang,47,kahiyang,5,Kapolri,17,kasus ahok,16,kasus antasari,3,kasus buni yani,6,kasus dwi,4,kasus ektp,9,kasus habib rizieq,172,kasus HT,12,kasus makar,20,kasus mirna,1,kasus pancasila,1,kasus reklamasi,1,kasus siti,3,kasus sumber waras,3,kecelakaan,9,kecelakaan kapal,1,Kemang,1,KIP,1,kisah,2,Kontroversi,20,kpk,29,kriminal,54,lion air,2,loker,1,Lulung,6,maia,10,Marioteguh,10,marissa,10,mbah mijan,1,menpora,2,menteri susi,11,mudik2017,3,MUI,13,nasdem,1,Nasib Guru,3,nasioanal,1,Nasional,850,nasional. pilgub dki,2,naso,1,news,143,NU,17,Nusronwahid,2,olahraga,10,opick,6,pan,9,PDIP,20,pedofil,3,pembunuhan,2,Pilgub DKI,175,pilih,1,pilpres 2019,2,Pilpres 2019 Golkar,2,PKS,13,polisi,1,politik,895,prabowo,2,PRESTASI AHOK,1,Ragam,43,raja arab,22,Ratna Sarumpaet,13,razman,5,ridwan kamil,12,rina,1,Risma,3,rohingya,5,rosita,13,Ruhut,4,Saipul Jamil,2,sandi,5,sandiaga,70,Sanusi,2,saracen,61,SBY,70,sepak bola,6,setnov,1,sidang ahok,50,sri mulyani,1,Sumber waras,2,Susi,3,Syafi'i,1,Taufik,1,Tax amnesty,4,Teman Ahok,3,tips,1,Tito,2,TKW SRI,1,tren,1,trending topik,244,tv one,7,uang,1,Umum,1,Vaksin Palsu,3,Yusril,3,
ltr
item
Infoteratas: Ahmad Dhani Pertanyakan Dasar Hukum Pencopotan Spanduk Tolak Jenazah, Jawaban Mabes Polri Pedas.....!
Ahmad Dhani Pertanyakan Dasar Hukum Pencopotan Spanduk Tolak Jenazah, Jawaban Mabes Polri Pedas.....!
https://1.bp.blogspot.com/-oaKChG5Vl9I/WMnH0GuwLaI/AAAAAAAAD4s/6aakfZrdasIac6IVquBTNL52VBkvrEnkQCLcB/s1600/koplak.png
https://1.bp.blogspot.com/-oaKChG5Vl9I/WMnH0GuwLaI/AAAAAAAAD4s/6aakfZrdasIac6IVquBTNL52VBkvrEnkQCLcB/s72-c/koplak.png
Infoteratas
http://www.infoteratas.com/2017/03/ahmad-dhani-pertanyakan-dasar-hukum.html
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/
http://www.infoteratas.com/2017/03/ahmad-dhani-pertanyakan-dasar-hukum.html
true
4105805820566066428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy