Menyedihkan, Begini Kondisi Terkini Widodo. Faktanya Bikin Haru.....!


Wakil Ketua ranting PDI-P Jelambar Widodo, yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Front Pembela Islam (FPI), hadir dalam HUT PDI-P ke-44 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017).


Infoteratas.com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Harry Langie mengatakan, pengeroyokan Widodo, pendukung cagub-cawagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, di Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (6/1/2017), bermula dari adu mulut antara Widodo dan pengeroyoknya.

Saat itu, Djarot tengah blusukan. "Motifnya karena kesalahpahaman. Artinya karena si korban ini dia menyampaikan kata. Setelah itu menjadi suatu perdebatan," ujar Roycke di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Rocyke mengatakan, setelah terjadi perdebatan pada Jumat siang, pengeroyok Widodo mendatanginya pada Jumat malam. Pada Jumat malam itulah Widodo dikeroyok.

"Malamnya itu didatangi oleh pelaku, di situ akhirnya diserang," kata dia.

Menurut Rocyke, ada sekitar sembilan orang yang berada di lokasi pengeroyokan.

Namun, hanya dua orang yang dengan jelas menganiaya Widodo dan telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Irfan dan Fahmi.

Sementara itu, ketujuh orang lainnya masih berstatus sebagai saksi dan sudah diperiksa polisi.

Irfan ditahan di Mapolres Metro Jakarta Barat setelah menyerahkan diri dengan diantar orangtuanya pada Minggu (8/1/2017), sedangkan Fahmi masih buron.

Polisi berupaya untuk menangkapnya pada hari ini. "Kami imbau supaya segera menyerahkan diri saudara F ini. Terus akan kami kejar. Kami bisa menangkapnya," ucap Rocyke.

Sementara Kondisi widodo pada mata masih mengalami pembengkakan. Bagian hidung dan tulang rusuknya masih dalam proses pengobatan karena kalau bernapas terasa sakit sehingga membutuhkan waktu istirahat yang cukup lama.(vr

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menyedihkan, Begini Kondisi Terkini Widodo. Faktanya Bikin Haru.....!"

Posting Komentar